Pariwisata



Galangan Kapal VOC

Lokasi : Jl. Kakap No. 1-3, Penjaringan, North Jakarta

Bangunan yang pernah digunakan sebagai kantor pusat kegiatan perusahaan dagang Hindia Belanda, VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie), ini diperkirakan dibangun pada tahun 1628. Dulunya, galangan kapal ini dijadikan tempat menyimpan dan memperbaiki kapal-kapal besar yang akan berlayar ke perairan terbuka selama berbulan-bulan atau bahkan tahunan. Selain kapal besar, terdapat pula kapal-kapal kecil yang dibuat di sini.

Gedung Arsip Nasional

Lokasi : Jalan Gajah Mada Kelurahan Krukut, Taman Sari, West Jakarta

Bangunan elegan yang terletak di Jalan Gajah Mada ini dulunya adalah kediaman Gubernur Jendral VOC--perusahaan dagang Hindia Belanda, pada abad ke-18. Selanjutnya, bangunan ini dijadikan kantor Departemen Pertambangan dan kantor Arsip Nasional. Pada tahun 1992, bangunan ini direnovasi dan diresmikan sebagai cagar budaya nasional. Selain sebagai museum, Gedung Arsip Nasional kini juga dapat digunakan sebagai tempat acara dan pameran.

Gedung Candranaya

Lokasi : Jl. Gajah Mada No 111 West Jakarta

Bangunan cagar budaya ini dulunya ditempati oleh seorang mayor berkebangsaan Cina bernama Khouw Kim An pada tahun 1910-1916 dan 1927-1942. Dibangun pada abad ke-19, Candranaya berlokasi di Jalan Gajah Mada No.188.

Jembatan Gantung Kota Intan

Lokasi : Jl. Tiang Bendera, West Jakarta

Dibangun pada tahun 1628, jembatan yang dulunya bernama Engelse Brug (jembatan Inggris) ini berguna menghubungkan benteng milik bangsa Belanda dengan benteng bangsa Inggris. Pada tahun 1938, jembatan ini direnovasi menjadi jembatan gantung--satu-satunya di Indonesia, yang dapat diangkat sehingga memungkinkan kapal melewati kanal yang kini bernama Pintu Besar. Pasca kemerdekaan Indonesia, jembatan ini diganti namanya menjadi Jembatan Kota Intan, meski tidak lagi digunakan.

Kebun Binatang Ragunan

Lokasi : Daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Kebun Binatang Ragunan adalah sebuah kebun binatang  yang terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia. Kebun binatang seluas 140 hektare ini didirikan pada tahun 1864. Di dalamnya, terdapat berbagai koleksi yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen.

Kebun Binatang Ragunan adalah kebun binatang pertama di Indonesia. Kebun binatang ini didirikan pada tahun 1864 dengan nama Planten En Dierentuin yang berarti "Tanaman dan Kebun Binatang." Terletak pada tanah seluas 10 hektare di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat yang merupakan pemberian Raden Saleh. Saat itu, Planten En Dierentuin dikelola oleh Perhimpunan Penyayang Flora dan Fauna Batavia yang tergabung dalam Culturule Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia.

Tahun 1949, nama Planten En Dierentuin diubah menjadi Kebun Binatang Cikini dan pada tahun 1964 dipindahkan ke kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada tahun 1964. Pemerintah DKI Jakarta menghibahkan lahan seluas 30 hektare yang menjadi rumah bagi kebun binatang ini. Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin meresmikan Taman Margasatwa Ragunan pada 22 Juni 1966.

sumber : Wikipedia

Kidzania

Lokasi : Pacific Place L6 - 601, Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, South Jakarta

Kidzania adalah arena permainan anak yang terletak di seluruh lantai 6 Pusat Perbelanjaan Pacific Place, di Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta. Di sini, anak-anak bisa mengeksplorasi beraneka permainan peran yang terkait dengan pilihan karier di masa depan. Fasilitas ini berbentuk layaknya sebuah kota mini seukuran anak-anak, lengkap dengan jalan raya, perumahan, toko-toko, transportasi umum, serta beraneka fasilitas urban lainnya, dimana anak-anak dapat bermain sepuasnya di lokasi yang diminati. Anak-anak berusia 4-16 tahun bisa berkenalan dengan berbagai jenis profesi, mulai dari pilot sampai perawat, dari profesi engineering sampai pemadam kebakaran, dari detektif sampai pembalap F1. Dengan lebih dari 100 macam profesi yang bisa dieksplorasi, orangtua bisa mengamati minat buah hati mereka serta membantu mengarahkan ketertarikan tersebut pada jalur pendidikan dan pilihan karier yang sesuai.

Kompleks Menara Syahbandar

Lokasi : Jl. Pasar Ikan No.1, Penjaringan, North Jakarta

Dibangun pada tahun 1839, Menara Syahbandar atau Tower of The Harbourmaster digunakan sebagai kantor dan menara untuk mengamati lalu-lintas kapal di pelabuhan Batavia. Memanjat menara dan mengamati kesibukan di pelabuhan Sunda Kelapa adalah sebuah pengalaman yang mengasyikkan.

 

Monumen Nasional (Monas)

Lokasi : Jl. Medan Merdeka, Central Jakarta

Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebutkemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus1961 di bawah perintah presiden Sukarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan MerdekaJakarta Pusat. Monumen dan museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB.

Museum Bahari

Lokasi : Jl. Pasar Ikan No.1, Penjaringan, North Jakarta

Museum ini menyimpan koleksi benda-benda bahari yang dikumpulkan dari seluruh penjuru Indonesia, dari Sumatera hingga Papua. Di dalamnya terdapat koleksi kapal tradisional maupun modern lengkap dengan berbagai perlengkapan dan peralatan, rekaman kehidupan di bawah laut, koleksi ikan yang beragam, tokoh maritim Indonesia, sejarah berdirinya angkatan laut di Indonesia, serta pelayaran KPM dari Batavia ke Amsterdam.

Museum Bank Indonesia

Lokasi : Jl. Pintu Besar Utara No. 3, West Jakarta

Museum ini terletak di kawasan segiempat Fatahillah di Batavia Lama, menghubungkan sejarah dan peran Bank Indonesia di negeri ini sejak sebelum kedatangan pedagang Eropa hingga didirikan pada tahun 1953. Koleksi ditampilkan dengan memanfaatkan teknologi modern, diorama, serta bentuk tampilan lainnya untuk menciptakan efek dramatis secara keseluruhan. Tiket masuk gratis.

Museum Bank Mandiri

Lokasi : Jl. Lapangan Stasiun No.1, West Jakarta

Diresmikan pada tahun 1998, museum ini menampilkan berbagai jenis aktivitas di dunia perbankan sejak masa penjajahan kolonial hingga saat ini. Penataan interior berupa perangkat furnitur, ornamen dekorasi, serta gambar-gambar di dalam ruangan masih mengikuti bentuk aslinya sejak bangunan ini didirikan pada abad ke-18.

Museum Joang 45

Lokasi : Jl. Menteng Raya No. 31, Central Jakarta

Museum Joang 45 menyimpan koleksi sejarah otentik mengenai gerakan para pemuda dalam mendorong Soekarno dan Hatta untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Kekuatan hati dan kesungguhan para pemuda--seperti yang digambarkan dalam koleksi museum ini, semata-mata bertujuan untuk meraih satu cita-cita yaitu kehidupan bermartabat sebagai sebuah bangsa yang bebas.

Museum Nasional

Lokasi : Jl. Medan Merdeka Barat No. 12, Central Jakarta

Museum dengan ragam koleksi paling lengkap di Indonesia. Jumlah koleksi yang dimiliki museum ini ada sekitar 140.000 unit, yang terdiri dari arca kuno, prasasti, keramik, tekstil, dan benda pusaka, yang dikategorikan secara etnografis. Koleksi keramik dan etnografi Indonesia di museum ini adalah yang terbanyak dan paling lengkap di seluruh dunia.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Lokasi : Jl. Imam Bonjol No. 1, Central Jakarta

Di dalam museum ini tersimpan bukti otentik sejarah perumusan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 16-17 Agustus 1945. Diplomasi awal antara Indonesia dan pemerintah Hindia Belanda digambarkan dalam bentuk perundingan antara Perdana Menteri Sutan Syahrir dan DR.H.J. Van Mook, serta Letnan Jendral Christisson mewakili angkatan bersenjata, yang diadakan di tempat ini pada 17 November 1945. Pada 7 Oktober 1946, negosiasi antara Indonesia dan Belanda kembali digelar dengan Inggris sebagai moderator.

Museum Sejarah Jakarta

Lokasi : Jl. Taman Fatahillah 1 West Jakarta

Museum Sejarah Jakarta menempati Stadhuis lama, yang dulunya adalah kantor GubernurJendral Hindia Belanda yang berlokasi di kawasan Batavia Lama. Gedung ini dibangun atas perintah Gubernur Jendral Johan Van Hoorn, dan digunakan sebagai gedung pemerintahan pada tahun 1707-1710.

Pada tahun 1974, gedung ini dialihfungsikan menjadi Museum Sejarah Jakarta sebagai tempat penyimpanan rekaman sejarah berdirinya kota Jakarta sejak tahun 1527.

Museum Seni Rupa

Lokasi : Jl. Pos Kota No. 2 West Jakarta

Museum ini menyimpan banyak koleksi keramik dan kerajinan patung dari berbagai tempat di Indonesia, termasuk juga koleksi yang memiliki nilai historis dalam skala internasional. Pada tahun 1972, museum ini didirikan sebagai bentuk perlindungan terhadap bangunan historis di Indonesia.

Museum Taman Prasasti

Lokasi : Jl. Tanah Abang I Central Jakarta

Museum ini berdiri di atas lahan pemakaman Kebon Jahe Kober yang sudah ada sejak tahun  1795. Selama pendudukan VOC, lahan pemakaman ini diperuntukkan bagi warga Belanda yang terhormat dan tentara Belanda berpangkat tinggi. Tapi kemudian, lahan pemakaman ini digunakan untuk warga biasa yang beragama Kristen. Di lahan pemakaman yang berdiri pada abad ke-18 ini banyak terdapat koleksi batu nisan dari abad ke-16 dan 17.

Museum Tekstil

Lokasi : Jl. KS. Tubun No. 4, West Jakarta

Museum tekstil menampilkan koleksi yang berhubungan dengan proses pembuatan tekstil seperti alat pemintal benang, alat tenun, kain tenun, serta kain dari kulit kayu dan kulit binatang. Ada sekitar 120 koleksi benda-benda tekstil yang ditampilkan, diantara sekitar 1800 jumlah koleksi yang dimiliki.

Museum juga menyediakan sejumlah fasilitas dan aktivitas, antara lain kursus membatik, pelajaran merawat kain, serta pelatihan teknik pewarnaan alam dan pemasangan payet. Galeri batik yang baru dibuka juga merupakan daya tarik bagi turis untuk mengunjungi museum yang cantik ini.

Museum Wayang

Lokasi : Jl. Pintu Besar Utara No. 27, West Jakarta

Museum ini menampilkan sejumlah besar koleksi wayang dari berbagai penjuru Indonesia, yang terbuat dari berbagai jenis material, seperti kulit, kayu, dan kain. Terdapat pula sejumlah koleksi wayang dari berbagai negara di Asia, termasuk Cina dan Kamboja. Secara keseluruhan terdapat sekitar 4000 koleksi wayang.

Pelabuhan Sunda Kelapa

Lokasi : Jl. Maritim No. 8, North Jakarta

Sunda Kelapa adalah nama pelabuhan yang mulai digunakan sejak abad ke-12 dan menjadi titik awal pembangunan kota metropolitan Jakarta. Bangsa Belanda bertahan menduduki Batavia selama 3 abad. Pada tahun 1970, nama lama Kalapa kembali digunakan sebagai nama pelabuhan yang menjadi Sunda Kelapa. Kini, pelabuhan Sunda Kelapa difungsikan sebagai pelabuhan internal pulau bagi perahu tradisional.

Planetarium

Lokasi : Jl. Cikini Raya 73 Central Jakarta

Planetarium Jakarta adalah sebuah fasilitas edukatif yang memungkinkan Anda mengamati dunia astronomi dan berbagai objek di luar angkasa melalui media simulasi.

Di Planetarium Jakarta, Anda juga dapat menyaksikan Pertunjukan Planetarium, yang biasa disebut Teater Bintang. Pertunjukan yang berdurasi sekitar 60 menit ini mengambil tema Sistem Tata Surya, Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan, Penjelajah Kecil di Sistem Tata Surya, Galaksi Kita adalah BimaSakti, Bumi Si Planet Biru, Bintang Jamak, Bintang Variabel, Dari Ekuator ke Kutub, Biografi Bintang, dan Pembentukan Sistem Tata Surya.

Selain pertunjukan Teater Bintang, terdapat pula pertunjukan multimedia yang menjelaskan teori tentang matahari sebagai pusat sistem tata surya dan teori tentang pembentukan alam semesta.

Sky Rink Skating

Lokasi : Mall Taman Anggrek 3rd Floor, Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 21 West Jakarta

Sebagai salah satu dari ice skating rinks terbesar di Asia Tenggara (1.248m2) dan salah satu di antara yang tercantik di Asia, tempat ini merupakan pilihan tempat rekreasi yang tepat bagi Anda dan keluarga. Di sini, Anda sekeluarga bisa menikmati pengalaman rekreasi yang menyenangkan sekaligus melakukan aktivitas fisik yang menyehatkan tubuh.

Snowbay Waterpark TMII

Lokasi : Jl. Raya TMII, Pinang Ranti East Jakarta

Snowbay Waterpark TMII adalah sebuah taman rekreasi air dengan suasana salju di pegunungan yang imajinatif dan artistik yang melingkupi sekitar 70% dari keseluruhan area. Di sini, Anda bisa menemukan atraksi air terbaik serta menikmati pengalaman mengasyikkan yang diperoleh dari permainan air serta sarana hiburan yang terintegrasi dan terkemas dengan baik.

Stasiun Kereta Jakarta Kota

Lokasi : Jl. Taman Stasiun Kota No. 1, West Jakarta

Pendududuk setempat menyebut tempat ini Stasiun Beos, diambil dari nama aslinya dalam bahasa Belanda: Stasiun kereta api Batavia En Omstreken (Batavia dan Sekitarnya). Stasiun ini dibangun oleh arsitek berkebangsaan Belanda Frans Ghijsels pada tahun 1870 dan ditetapkan sebagai cagar budaya melalui ketetapan Gubernur Jakarta pada tahun 1993.

Suaka Margasatwa Muara Angke

Lokasi : Jl. Muara Karang, North Jakarta

Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA) adalah sebuah area konservasi hutan bakau di pantai utara Jakarta. Pada 17 Juni 1939, tempat ini didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai sebuah lembaga konservasi alam di atas area seluas 15,04 hektar. Dalam perkembangannya, luas wilayah area ini meluas menjadi 1.344,62 hektar pada tahun 1960-an.

Sebagai lahan konservasi hutan bakau terakhir di Jakarta, SMMA, yang memiliki area konservasi seluas 25,02 hektar, merupakan garda pertahanan terakhir kota Jakarta dalam melawan abrasi air laut dan gelombang pasang, serta berfungsi pula sebagai paru-paru kota dan area pengalihan arus banjir.

Taman Ayodya

Lokasi : Barito, South Jakarta

Taman ini berlokasi di atas lahan seluas 7.500 m2, dilengkapi dengan kolam buatan seluas 1.500 m2 di tengahnya. Di tengah kolam terdapat tanaman teratai serta aksen dekorasi berupa penataan lampu berbentuk gurita dan juga air mancur. Taman Ayodya juga dilengkapi dengan jalur pijakan, kursi, gazebo, pendopo, serta kamar mandi.

Taman Impian Jaya Ancol

Lokasi : Jl. Lodan Timur No. 7, North Jakarta

Taman Impian Jaya Ancol adalah taman rekreasi tematik terbesar dan terlengkap di Jakarta. Terletak di Jakarta Utara berhadapan dengan Laut Jawa, Taman Impian Jaya Ancol merupakan kawasan resor tepi pantai yang berdiri di atas lahan seluas 80 hektar. Ini adalah sebuah taman rekreasi yang menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari olahraga air dan pantai, wahana seru, kolam renang, hingga Eco-Park dan pertunjukan spertakuler bertabur bintang kaliber internasional.

Dunia Fantasy (Dufan) menawarkan 27 wahana mengasyikkan, antara lain roller coaster raksasa, air terjun Niagara, Tornado, dan juga Istana Boneka. Di Atlantis Water Adventure terdapat 8 kolam renang berukuran besar yang dilengkapi dengan efek ombak dan wahana seluncur.

Ada pula Seaworld, dimana Anda bisa berjalan di bawah terowongan kaca sambil menyaksikan maraknya kehidupan di bawah air. Selain itu, di sini terdapat pula Pasar Seni, Eco-Park, Ocean Park, serta tiga buah hotel berbintang dimana Anda bisa menikmati liburan dan akhir pekan dalam kenyamanan bungalow di tepi pantai atau mengadakan rapat di tempat yang jauh dari hiruk-pikuknya kehidupan kota.

Taman Menteng

Lokasi : Jl. Hos Cokroaminoto, Menteng, Central Jakarta

Berdiri di atas lahan seluas 30 hektar, taman ini memiliki konsep yang berbeda dengan taman kota lainnya. Sebagai tambahan dari koleksi 30 spesies tanaman yang berbeda, Taman Menteng juga memiliki beragam fasilitas pendukung seperti taman bermain untuk anak-anak serta lapangan futsal dan basket. Uniknya, di taman ini terdapat pula 44 sumur resapan untuk membantu penyerapan air hujan ke dalam tanah.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Lokasi : Jakarta Timur

Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat 33 provinsi Indonesia (pada tahun 1975) yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur  tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah.

Disamping itu, di tengah-tengah TMII terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia di tengahnya, kereta gantung, berbagai museum, dan Teater IMAX Keong Mas dan Teater Tanah Airku), berbagai sarana rekreasi ini menjadikan TMIII sebagai salah satu kawasan wisata terkemuka di ibu kota.

TMII memiliki logo yang pada intinya terdiri atas huruf TMII, Singkatan dari "Taman Mini Indonesia Indah". Sedangkan maskotnya berupa tokoh wayang Hanoman yang dinamakan NITRA (Anjani Putra). Maskot Taman Mini "Indonesia Indah" ini diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto, bertepatan dengan dwi windu usia TMII, pada tahun 1991.

sumber : Wikipedia

Taman Situ Lembang

Lokasi : Menteng, Central Jakarta

Taman Situ Lembang dibuat mengelilingi sebuah danau buatan yang berbentuk oval di daerah perumahan elit Menteng, jakarta Pusat. Di tengah danau, Anda bisa menikmati air mancur dan rumpun tanaman teratai dengan bunga cantik berwarna merah muda.

Taman Suropati

Lokasi : Menteng, Central Jakarta

Taman Suropati (aslinya bernama Burgemeester Bisschopplein) adalah nama sebuah taman yang berlokasi di antara tiga jalan utama: Jl. Teuku Umar, Jl. Diponegoro, dan Jl. Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Waterbom Jakarta

Lokasi : Jl. Pantai Indah Barat No.1 Pantai Indah Kapuk North Jakarta

Ini adalah sarana rekreasi keluarga yang berfokus pada aktivitas outdoor dan wahana air. Waterbom Jakarta mulai beroperasi pada 27 Oktober 2007 dengan konsep "kembali ke alam" yang diwujudkan dalam bentuk penanaman beraneka pohon tropis serta semak-semak hijau dalam penataan taman yang indah. Dikombinasikan dengan gaya arsitektur modern minimalis, Waterbom Jakarta mengangkat tema Urban Cool pada keseluruhan wahana. Waterbom Jakarta merupakan afiliasi dari Waterbom Bali yang mengambil tema Tropical Cool dan memiliki reputasi internasional serta pengalaman lebih dari 15 tahun dalam mengelola taman rekreasi air.